Sujiwo Tejo Ajak Mahasiswa Terjun ke Lapangan, Jangan Cuma Teori - Lifestyle ZIGI.ID
Logo
Sujiwo Tejo
lifestyle
Sujiwo Tejo
Photo: Sevima
Sujiwo Tejo

ZIGI –  Mengutip Stephen Hawking, Sujiwo Tejo mengungkapkan bahwa 100 tahun mendatang manusia akan punah jika tidak melakukan perubahan. Prediksi ini dikarenakan semua aktivitas manusia akan mampu digantikan oleh teknologi dan robot.

Prediksi ini diungkapkan Sujiwo Tejo dalam Seminar berbasis hybrid (campuran offline-online) yang digelar BEM Institut Teknologi Yogyakarta pada Sabtu, 26 Maret 2022. 

Sujiwo Tejo kemudian menambahkan bahwa prediksi ini disampaikan kepada ribuan mahasiswa yang menyaksikan Seminar bukannya tanpa alasan. Karena menurutnya, mahasiswa bisa menggagalkan prediksi ini jika mampu melakukan proses integrasi nusantara dan bangsa melalui ilmu kebudayaan.

“Mahasiswa dan setiap generasi muda, jika menguasai ilmu kebudayaan secara serius, maka tidak akan bisa digantikan. Oleh karena itu, penting untuk mahasiswa belajar, menceburkan diri kepada kolam bernama masyarakat, dan mengaplikasikannya secara langsung untuk bantu masyarakat. Sangat sulit bagi mahasiswa jika hanya belajar melalui materi dan teori saja,” ungkap Sujiwo Tejo dalam acara yang juga dihadiri Rektor ITY Prof. Chafid Fadeli.

Menguasai Kebudayaan secara Utuh

Pertukaran Mahasiswa Merdeka
Photo : ugm.ac.id
Pertukaran Mahasiswa Merdeka

Lebih lanjut, Sujiwo Tejo berpesan kepada mahasiswa untuk memahami kebudayaan lebih daari sekedar apa yang biasa mereka saksikan di buku. Misalnya, menganggap budaya itu sekedar seni, lagu, atau tari-tarian.

Budaya, menurut Sujiwo Tejo, adalah hal yang muncul dari pola pikir manusia. Budaya menganalisa apa yang ada di alam, lalu melestarikannya sambil mengembangkan potensi yang ada dalam diri manusia. 

“Kebudayaan bukan hanya sebuah seni saja. Namun kebudayaan merupakan suatu hal yang muncul melalui pola pikir manusia. Sedangkan alam bisa terjadi karena sebuah perilaku yang reflek untuk dilakukan. Penyeimbangan alam tak bisa berjalan lancar tanpa diikuti oleh proses analisa sekitar terhadap kegunaannya,” kata Sujiwo Tejo.

Manfaat ketika menguasai budaya, menurut Sujiwo Tejo akan luar biasa. Mulai dari mengatasi kondisi kepunahan yang terjadi di lingkungan hidup, ketenangan batin, hingga pertumbuhan ekonomi dan kemajuan pembangunan. Karena ketika pembangunan memanfaatkan budaya, maka pembangunan akan mampu menyejahterakan semua pihak. 

“Penyeimbangan lingkungan alam menjadi salah satu kunci agar kepunahan di sekitar tidak terjadi. Anggaplah ketika melakukan penyeimbangan alam seperti halnya melakukan pelestarian budaya. Karena di dalam sebuah kebudayaan selalu ada sebuah pembangunan. Sehingga penyeimbanan terhadap lingkungan terus berkembang pesat,”  imbuh Sujiwo Tejo. 

Praktik Langsung ke Lapangan

Sujiwo Tejo
Photo : Sevima
Sujiwo Tejo

Pria yang akrab disapa “Mbah Tejo” ini juga berpesan kepada para mahasiswa untuk lebih mendalami kebudayaan mulai dari cara-cara yang sederhana. Salah satunya dengan praktik langsung dan mengikuti alur kehidupan di sekitar. 

Menurutnya, kehidupan itu harus nyemplung (menyelam, mendalami dengan sungguh-sungguh). Meskipun sudah mendapatkan pendidikan yang tinggi, namun belum tentu bisa dipraktekkan dengan baik. Oleh karena itu jika menganalogikan aktivitas belajar berenang, seseorang akan jauh lebih mahir bila langsung memasuki kolam tersebut. Namun akan sangat sulit bagi dirinya jika hanya belajar melalui materi saja. 

Inilah yang dimaksud oleh Mbah Tejo, bagaimana ilmu akan jauh lebih sempurna bila mahasiswa bisa mengaplikasikannya secara langsung di lingkungan masyarakat. Karena barulah ketika sudah menyelam, maka ilmu kehidupan dan hakikat kebudayaan akan diperoleh oleh para mahasiswa. Terlebih, mahasiswa sangat diharapkan oleh masyarakat untuk turut serta dalam pembangunan dan bermanfaat bagi kehidupan berbangsa.

“Belum lengkap rasanya jika hanya berkuliah tanpa harus nyemplung ke lapangan. Apalagi buat para mahasiswa lingkungan (jurusan dengan mahasiswa terbanyak di Institut Teknologi Yogyakarta). Seharusnya mahasiswa harus lebih memperhatikan kondisi lingkungan. Jadi biar lebih bisa memahami kehidupan dan keadaan sekitar!,” tukas Sujiwo Tejo.

Senada, Rektor ITY Prof. Chafid Fadeli juga mengungkapkan bahwa tak bisa dipungkiri ilmu yang dimiliki mahasiswa akan semakin maju bila diikuti dengan kemampuan menguasai teknologi.

“Akan tetapi, teknologi saja tidak cukup. Lebih hakiki bila mahasiswa juga memiliki integritas bangsa dan juga keilmuan nusantara,” pungkas Chafid.

  • Editor: Maria Margaretha
Logo Logo

Artikel ini kerjasama antara Zigi dan Sevima.

Recommended

Syarat dan Tahap Pendaftaran Sekolah Kedinasan, Dibuka 9 April 2022

  • 05 April 2022, 22:32 WIB
Berikut syarat dan tahap pendaftaran Sekolah Kedinasan 2022 yang mulai dibuka pada 9 sampai 30 April 2022.

Inspirasi CV Athiya Deviyani, Mahasiswi Indonesia Magang di Apple

  • 16 Februari 2022, 09:37 WIB
Athiya Deviyani merupakan mahasiswi asal Batam, Kepulauan Riau yang sukses bergabung di perusahaan Apple.

Strategi Kuliah Online dan Digitalisasi Kampus Pasca Pandemi

  • 15 Februari 2022, 16:46 WIB
Kuliah online menjadi salah satu metode pendidikan yang saat ini diterapkan dalam menghadapi masa pandemi.

Syarat dan Ketentuan Beasiswa IFA Paris 2022 untuk Bidang Fashion

  • 15 Februari 2022, 12:15 WIB
Berikut syarat dan ketentuan untuk mendaftar beasiswa IFA Paris 2022, beasiswa yang fokus dalam bidang fashion design

Cara Daftar KIP Kuliah 2022, Cek Syarat dan Ketentuannya

  • 03 Februari 2022, 11:22 WIB
KIP Kuliah 2022 resmi dibuka pada 2 Februari 2022, cek syarat dan ketentuan untuk mendaftar program bantuan pendidikan pemerintah

Makna Google Doodle Hari Ini Bertema Hari Guru Nasional 2021

  • 25 November 2021, 12:04 WIB
Google Doodle pada 25 November 2021 angkat tema Hari Guru Nasional dengan sekawanan lebah dan bunga.
The Latest
WhatsApp

Fitur Baru WA dan Cara Keluar dari Grup Tanpa Diketahui Orang Lain

  • 18 Mei 2022, 16:47 WIB
Gucci Challenge

5 Fakta Gucci Challenge Viral di TikTok, Awal Mula hingga Cara Buat

  • 17 Mei 2022, 16:52 WIB
Bahasa Kasih Sayang

5 Macam Bahasa Kasih Sayang Saat Menjalin Hubungan

  • 17 Mei 2022, 16:06 WIB
Instagram

Instagram Luncurkan Fitur NFT, Kreator Bisa Tambah Penghasilan

  • 15 Mei 2022, 19:26 WIB
Kkaenip Kimchi

Resep Kkaennip Kimchi, Side Dish Daun Perilla yang Populer di Korea

  • 14 Mei 2022, 15:51 WIB
INDEKS