Mantan Bos WhatsApp Menyesal Jual Platformnya ke Mark Zuckerberg - Lifestyle ZIGI.ID
Logo
WhatsApp
lifestyle
WhatsApp
Photo: Unsplash.com
WhatsApp

ZIGI – Mantan Chief Business Officer WhatsApp, Neeraj Arora belum lama ini mengungkap pengakuan mengejutkan. Ia mengatakan menyesal telah menjual WhatsApp kepada Mark Zuckerberg pendiri Facebook yang kini telah berganti nama menjadi Meta.

Lantas, hal apa yang telah membuat Arora menyesal telah melepas platformnya kepada salah satu orang terkaya di dunia tersebut? Simak informasi selengkapnya di bawah ini.

Baca Juga: WhatsApp Uji Coba Fitur Kirim File hingga 2GB, Ini Syaratnya

Facebook Dinilai Langgar Kesepakatan

WhatsApp
Photo : Twitter.com/@neerajarora
WhatsApp

Penyesalan yang dirasakan Neeraj Arora dia sampaikan melalui akun Twitter @neerajarora. Dengan tegas Arora yang telah keluar dari perusahaannya mengaku menyesal menjual WhatsApp ke Mark Zuckerberg.

“Pada tahun 2014, saya adalah Chief Business Officer WhatsApp. Dan saya membantu menegosiasikan penjualan US$22 miliar ke Facebook. Hari ini, saya menyesalinya,” tulis Arora melalui Twitter, dikutip Zigi.id dari NBC News pada Senin, 9 Mei 2022.

Arora menyebut, pengembangan platform yang ikut ia kembangkan di awal telah berubah dari kesepakatan pada negosiasi sebelumnya. Ketika mengakuisisi WA, Mark Zuckerberg memberi penawaran seperti dukungan penuh enkripsi ujung ke ujung tanpa iklan, kemandirian produk yang lengkap, dan kursi dewan untuk salah satu pendiri WhatsApp, Jan Koum. Namun, kesepakatan tersebut dianggap tidak sesuai dengan kenyataan.

Dia menambahkan, WhatsApp pada masa-masa awal dibuat dengan misi untuk menghubungkan kerabat di seluruh dunia. Ketika ia memimpin perusahaan, WhatsApp menghasilkan uang dari beban biaya US$1 (Rp15 ribu) kepada pengguna saat mengunduh aplikasi.

"Jika Anda menggunakan WhatsApp di masa-masa awal, Anda ingat apa yang membuat produk ini istimewa: Komunikasi internasional. Untuk orang-orang (seperti saya) dengan keluarga di banyak negara, WhatsApp adalah cara untuk tetap terhubung—tanpa membayar SMS jarak jauh atau biaya panggilan," kata Arora melanjutkan.

Proses Pembelian WhatsApp oleh Mark Zuckerberg

WhatsApp
Photo : Twitter.com/@neerajarora
WhatsApp

Dalam utas yang dibuatnya, Arora turut menceritakan awal mula berdirinya WhatsApp. Aplikasi ini didirikan oleh Jan Koum dan Brian Acton pada tahun 2009 adapun Arora baru bergabung dengan perusahaan tersebut pada tahun 2011.

Beberapa tahun kemudian, bos Facebook Mark Zuckerberg mencoba merayu WhatsApp dan menyatakan keinginannya untuk mengakuisisi perusahaan pesan instan tersebut. Ketika itu, Arora dan kawan-kawan menolak tetapi akhirnya luluh ketika Zuckerberg memberikan sejumlah penawaran.

Hingga pada tahun 2018, skandal Facebook/Cambridge Analytica bocor menjadi konsumsi publik. Brian Acton yang merintis WhatsApp kemudian membuat cuitan dengan tagar #deletefacebook yang mengguncang dunia.

"Saat ini, WhatsApp adalah platform terbesar kedua Facebook (bahkan lebih besar dari Instagram atau FB Messenger). Tapi itu adalah bayangan dari produk yang kami curahkan dengan hati kami, dan ingin kami bangun untuk dunia. Dan saya bukan satu-satunya yang menyesal telah menjadi bagian dari Facebook ketika itu terjadi," tambah Arora.

Neeraj Arora berharap, perusahaan teknologi bisa mengakui kesalahan apabila memang telah berbuat sesuatu yang merugikan. Arora mengaku tidak menyangka jika Facebook menjelma menjadi monster Frankenstein yang melahap data pengguna dan mengeluarkan uang kotor.

Baca Juga: 6 Fitur Baru Diprediksi Bakal Dirilis WhatsApp Tahun 2022

  • Editor: Hadi Mulyono
Logo Logo

Artikel ini kerjasama antara Zigi dan Sevima.

Recommended

Fitur Baru WA dan Cara Keluar dari Grup Tanpa Diketahui Orang Lain

  • 18 Mei 2022, 16:47 WIB
WhatsApp mengembangkan fitur terbaru yang memungkinkan penggunanya untuk bisa keluar dari grup secara diam-diam.

Tweet Elon Musk Bikin Ibunya Marah Hingga Ditanggapi Susi Pudjiastuti

  • 09 Mei 2022, 19:44 WIB
Elon Musk menyita perhatian setelah mengunggah sebuah cuitan tentang kematian hingga membuat ibunya, Maye Musk marah.

YouTube Go Berhenti Beroperasi Pada Agustus 2022

  • 09 Mei 2022, 16:49 WIB
Google mengumumkan akan menghentikan operasional aplikasi YouTube Go per Agustus, pengguna dihimbau untuk gunakan YouTube utama.

Mengenal dan Cara Pakai Twitter Circle, Fitur Baru Mirip Close Friend

  • 04 Mei 2022, 14:27 WIB
Mengenal dan cara menggunakan Twitter Circle, fitur yang baru dirilis mirip dengan Close Friend di Instagram.

Cara Mudah Bikin Stiker WA Ucapan Idul Fitri 2022 Gratis

  • 02 Mei 2022, 12:59 WIB
Cara download dan langkah mudah membuat stiker Whatsapp ucapan Idul Fitri 2022.

Serba-serbi Elon Musk Beli Twitter Senilai Rp629 Triliun

  • 26 April 2022, 11:06 WIB
Elon Musk membeli Twitter dengan harga mahar mencapai US$44 miliar atau setara dengan Rp629 triliun.
The Latest
WhatsApp

Fitur Baru WA dan Cara Keluar dari Grup Tanpa Diketahui Orang Lain

  • 18 Mei 2022, 16:47 WIB
Gucci Challenge

5 Fakta Gucci Challenge Viral di TikTok, Awal Mula hingga Cara Buat

  • 17 Mei 2022, 16:52 WIB
Bahasa Kasih Sayang

5 Macam Bahasa Kasih Sayang Saat Menjalin Hubungan

  • 17 Mei 2022, 16:06 WIB
Instagram

Instagram Luncurkan Fitur NFT, Kreator Bisa Tambah Penghasilan

  • 15 Mei 2022, 19:26 WIB
Kkaenip Kimchi

Resep Kkaennip Kimchi, Side Dish Daun Perilla yang Populer di Korea

  • 14 Mei 2022, 15:51 WIB
INDEKS