Kesehatan Mental Gen Z Berhubungan Erat dengan Media Sosial - Lifestyle ZIGI.ID
Logo
Ilustrasi Mental Health
lifestyle
Ilustrasi Mental Health
Photo: Pixabay
Ilustrasi Mental Health

ZIGI – Orang tua seringkali merasa kebingungan dalam menyikapi gangguan kesehatan mental yang dialami sang buah hati. Terlebih lagi, Generasi Z atau lebih dikenal Gen Z, yakni mereka yang lahir pada rentang tahun 1997-2012, sudah mulai terbuka dengan masalah sensitif ini.

Di tengah kemajuan teknologi, Gen Z menjadi lebih muda terpapar oleh media sosial. Tidak bisa dipungkiri, mayoritas dari mereka justru lebih aktif bermain di dunia maya ketimbang fokus menjalani kehidupan nyata.

Berdasarkan penuturan Andria Charles selaku psikologi anak, penggunaan media sosial yang salah terhadap Gen Z dapat membuat mereka rentan terkena gangguan kesehatan mental. Lantas seperti apa hubungan antara Gen Z dengan media sosial serta kesehatan mental? Yuk simak penjelasannya dalam artikel berikut. 

Hubungan Erat antara Gen Z dan Media Sosial

image
Photo : Pexels

Selama satu tahun belakangan, masyarakat hidup di tengah pandemi Covid-19. Tentu banyak perubahan yang terjadi terutama pada anak-anak khususnya Gen Z. Mulai dari menjalani sekolah online, lebih sering menggunakan gadget, hingga memiliki dunia baru di media sosial.

Pembentukan individu pun juga berangsur berubah, terlihat dari cara mereka berinteraksi dengan keluarga dan teman. Juga, adanya pengaruh eksistensi media sosial. Kini, Cara pertukaran informasi begitu cepat dan tidak ada batasan, hal-hal ini membuat Gen Z punya pola pikir global.

Lantas hal tersebut berkaitan erat dengan penggunaan media sosial. Tidak sedikit dari gen Z yang membentuk identitas dan cara baru untuk berinteraksi. Namun terkadang, apa yang ditunjukkan seseorang di media sosial, tidak selamanya berbanding lurus dengan kehidupan nyata.

“Adanya perbedaan interaksi. Orang yang punya banyak followers di media sosial, belum tentu punya keterampilan interaksi mumpuni di kehidupan nyata. Tapi tidak semuanya,” ungkap Andria Charles dalam acara Web Webinar Sampoerna Academy X HaloDoc bertajuk Gen-Z Mental Health Issues yang diselenggarakan pada Jumat, 30 April 2021. 

Gen Z Terbuka dengan Kesehatan Mental

image
Photo : Pixabay

Melihat setiap kesempurnaan yang ditunjukkan orang-orang di media sosial, terkadang membuat anak-anak merasakan perasaan cemburu. Hal ini tertuang dalam sebuah jurnal bertajuk Social Media Use and Its Connection to Mental Health: A Systematic Review yang dirilis Juni 2020 silam.

Penelitian tersebut menyatakan bahwa penggunaan media sosial dapat berdampak buruk pada psikologis penggunanya serta berpotensi mempengaruhi tingkat kecemasan sekaligus depresi individu.

Menurut Andria Charles, gangguan kesehatan mental terhadap anak dapat disadari dari perubahan cara belajar dan berperilakunya. Hal ini juga merujuk pada bagaimana cara mereka mengendalikan emosi serta, juga kecenderungan mengikuti aturan.

Di lain sisi, anak-anak yang sehat secara mental cenderung mampu mengontrol dirinya sendiri.

“Orang yang sehat secara mental, bukan sekedar tidak memiliki diagnosa. Tapi dia tahu potensinya. Dia bisa menangani stress secara positif dan juga bekerja produktif,” ungkap Andria Charles, dikutip oleh tim Zigi.id.

Berdasarkan data yang dirilis American Psychiatric Association (APA), 37 persen Gen Z merupakan generasi yang paling sering menerima perawatan atau terapi kesehatan mental. Dan 27 persen Gen Z menilai bahwa kesehatan mentalnya berada pada tingkatan sedang hingga rendah.

Maka dari itu, Gen Z cukup vokal dengan orang tuanya ketika merasakan perubahan dalam dirinya. Mereka tidak segan-segan mengatakan saat dirinya tengah stres hingga depresi.

Gen Z Merasa Aman di Media Sosial

image
Photo : Pixabay

Lantas dalam pemaparan psikolog Andria Charles, anak-anak khususnya Gen Z memiliki kebutuhan mereka masing-masing. Karena ada beberapa aspek yang tidak terpenuhi dalam kesehariannya, akhirnya mereka mencari hal tersebut lewat media sosial.

Tidak bisa dipungkiri, salah satu karakteristik Gen Z adalah memiliki pola pikir global, di mana mereka bisa menyerap berbagai informasi dari manapun dalam waktu sangat cepat. Alhasil, mereka cenderung lebih aktif memandangi gadget sambil bermain di mesia sosial.

Bagi sebagian orang yang memanfaatkan media sosial dengan baik, justru akan mendapatkan hal-hal positif. Seperti ketika mulai produktif membuat konten untuk menyalurkan bakat dan minat mereka. 

Dan Gen Z yang salah dalam menggunakan media sosial akan rentan mengalami masalah kesehatan mental. Mencakup adanya perasaan tidak berdaya dengan mulai membandingkan hidupnya sendiri dengan selebriti atau influencer

“Jangan salahkan media sosial karena ada beberapa orang yang banyak menggunakannya secara positif. Banyak yang menemukan dampak buruk tapi tidak sedikit pula yang menemukan bahwa ada pengguna media sosial yang positif,” ungkap Andria Charles.

Alasan lain Gen Z lebih terbuka dengan masalah kesehatan mental juga karena banyaknya pengalaman yang mereka dapatkan di media sosial. Seperti berinteraksi dengan orang baru hingga saling bertukar cerita. Kini, isu tersebut dianggap lumrah sehingga mereka tidak malu untuk membahasnya secara terang-terangan. Dalam artian, media sosial telah membantu menormalkan masalah kesehatan mental.

  • Editor: Yasmin Karnita
Recommended

Marshel Widianto Alami Gangguan Kesehatan Mental karena Kerjaan

  • 05 Februari 2023, 12:49 WIB
Marshel Widainto mengalami gangguan kesehatan mental, sempat minum obat dari psikiater selama satu bulan.

6 Tips Kurangi Penggunaan Ponsel, Bantu Mental Lebih Sehat

  • 01 Februari 2023, 08:00 WIB
Tips mengurangi penggunaan ponsel menurut psikolog, dipercaya akan membuat kesehatan mental jauh lebih sehat dan fisik segar.

Mengenal Fenomena Quiet Quitting yang Viral di Kalangan Gen Z

  • 01 September 2022, 18:11 WIB
Pengertian dan penyebab fenomena quiet quitting di dunia kerja yang lagi viral di kalangan Gen Z, istilah kerja secukupnya.

3 Faktor yang Buat Gen Z Jadi Generasi Paling Kesepian

  • 20 Agustus 2022, 16:00 WIB
Kecanggihan teknologi membuat beberapa alasan Gen Z menjadi generasi yang paling kesepian dibandingkan generasi sebelumnya.

Demi Kesehatan Mental, Tom Holland Putuskan Rehat dari Medsos

  • 15 Agustus 2022, 12:34 WIB
Pada Minggu, 14 Agustus 2022, Tom Holland mengumumkan dirinya rehat dari Instagram dan Twitter untuk beberapa waktu ke depan.

Alasan Gen Z Mulai Tinggalkan Facebook, Beralih ke TikTok dan IG

  • 12 Agustus 2022, 18:03 WIB
Gen Z mulai meninggalkan platform Facebook sejak 2019 dan beralih ke penggunaan platform lain yakni Instagram dan TikTok.
The Latest
Pocari Sweat Run Indonesia 2023

Pocari Sweat Run Indonesia 2023 Digelar Juli, Didukung Daniel Mananta

  • 06 Februari 2023, 18:40 WIB
Makanan pencegah penuaan dini

8 Rekomendasi Makanan Pencegah Penuaan Dini

  • 05 Februari 2023, 19:00 WIB
BragMen, gym di Tokyo bertema One Piece

4 Fakta BragMen, Gym Bertema One Piece dengan Pelatih Bajak Laut

  • 03 Februari 2023, 17:22 WIB
Ilustrasi Skin Flooding

Mengenal Perawatan Skin Flooding Viral di TikTok, Bikin Wajah Lembap

  • 02 Februari 2023, 18:34 WIB
Ilustrasi Make Up

4 Tips Pakai Foundation untuk Kulit Bertekstur agar Lebih Flawless

  • 02 Februari 2023, 07:00 WIB
INDEKS