Logo
Ilustrasi
lifestyle
5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Milenial Saat Mengatur Keuangan
Photo: Shutterstock

ZIGI – Kaum milenial hidup di zaman yang dipenuhi dengan kecanggihan teknologi. Sering kali kaum milenial karena terlalu dimanjakan oleh teknologi, mereka dicap dengan pola hidup yang konsumtif. Tak sedikit diantara mereka yang kurang pandai dalam mengatur keuangan

Bryan M. Kuderna sebagai perencana keuangan yang telah bekerja dengan lebih dari 400 milenial, melihat banyak dari mereka terjebak dalam menunggu waktu yang tepat untuk menabung. Lantas kesalahan apa lagi yang kerap dilakukan milenial? Berikut lima kesalahan yang sering dilakukan milenial dalam mengatur keuangan menurut Bryan M. Kuderna, yang dilansir dari CNBC

Menunggu waktu tepat untuk menabung

Photo : Shutterstock

Menurut Bryan, kesalahan terbesar yang paling sering dilakukan milenial adalah menunggu waktu yang tepat untuk menabung. Dengan begitu milenial selalu menunda-nunda untuk menabung demi masa pensiun. Jika tidak memiliki penghasilan untuk menabung, setidaknya berusahalah untuk merestrukturisasi gaya hidup sehingga bisa menekan angka pengeluaran. 

Tidak menyisihkan dana darurat

Photo : Shutterstock

Setiap mengadakan lokakarya literasi keuangan untuk mahasiswa, Bryan selalu bertanya kepada mahasiswanya apa yang menjadi tujuan terbesar setelah lulus dari perguruan tinggi. Kebanyakan mahasiswa ingin membeli rumah, bukan membangun dana darurat. Bukan tidak boleh memiliki cita-cita membeli rumah. Tapi sebaiknya sisihkan terlebih dahulu dana darurat, baru menyisihkan untuk barang yang ingin dibeli.

Kebanyakan milenial hanya menabung satu dana untuk satu impian saja. Bryan melihat bahwa banyak orang membuat kesalahan dengan menabung satu dana saja atau bahkan tidak sama sekali. Akibatnya banyak milenial yang terlilit utang, dengan menarik rekening tabungan lainnya. 

Menurut Bryan, dana darurat sangat penting untuk dimiliki. Di mana saat seseorang mengalami keadaan darurat keuangan, dana tersebut disalurkan agar pengeluaran menjadi lebih kecil. Maka dari itu, harus kendalikan potensi pengeluaran untuk masa depan. Bryan mengungkapkan bahwa dana darurat seperti ungkapan sedia payung sebelum hujan. 

Utang kartu kredit menumpuk

Photo : Shutterstock

Dengan menggunakan kartu kredit, kamu bisa membangun kepercayaan bank melalui skor kredit. Di mana setelah menggunakan kartu kredit untuk bertransaksi, kamu pun bertanggung jawab membayar tagihannya. Untuk menaikan skor kartu kredit, mayoritas milenial lebih senang menggunakan kartu kredit sebagai alat transaksi, karena tak perlu repot mengeluarkan uang dalam bertransaksi.

Kartu kredit dijadikan cara untuk membayar kebutuhan hidup dan mengeluarkan uang tunai untuk membeli barang yang tidak dibutuhkan. Dari fenomena tersebut, Bryan melihat mayoritas kaum milenial ditempat bekerja, berjuang untuk melunasi tagihan kartu kreditnya. Kesalahan yang sering dilakukan milenial dalam hal ini menjadikan kartu kredit sebagai alat pembayaran untuk kebutuhan hidup, sehingga utang kartu kredit semakin menumpuk. 

Tidak proaktif dalam kesehatan

Photo : Shutterstock

Milenial seringkali menganggap tubuhnya selalu kuat dan sehat, tidak proaktif dalam kesehatan. Padahal kaum milenial menjalankan pola hidup yang tidak sehat, seperti bergadang, makan tidak teratur, dan yang lainnya. Dengan kondisi pola hidup seperti itu, milenial jauh lebih rentan jatuh sakit sehingga mengeluarkan biaya lebih untuk berobat. Maka dari itu, Bryan menyarankan untuk bersikap proaktif tentang kesehatan. Mulailah dengan menjaga pola makan yang sehat dan rajin berolahraga. 

Menghabiskan seluruh pendapatan

Photo : Shutterstock

Kesalahan yang paling sering dilakukan milenial adalah menghabiskan seluruh pendapatan yang diterimanya. Milenial ingin menuju tahap kebebasan finansial, namun tak pernah merencanakan keuangan untuk masa depan. Biasanya milenial terperangkap ke dalam gaya hidup konsumtif. Dengan meningkatkan apartemen ke yang lebih besar, karena mendapatkan kenaikan gaji. Setelah seluruh pendapatan habis, milenial tidak bisa melakukan investasi. Padahal investasi bisa meningkatkan kekayaan di masa yang akan datang. 

  • Editor: Anabel Yevina
Recommended
Ilustrasi

8 Jenis Risiko Investasi yang Perlu Diketahui

  • 23 Juli 2021, 07:22 WIB
Risiko investasi adalah istilah keuangan yang tak sesuai dengan harapan. Ada 8 jenis risiko investasi patut diketahui.
Ilustrasi

6 Langkah Mudah Membuat Anggaran Pribadi

  • 21 Juli 2021, 17:31 WIB
Berikut langkah-langkah membuat anggaran pribadi untuk membantu mengelola keuangan setiap bulan agar tidak boros.
Ilustrasi

5 Cara Memperbaiki Kondisi Keuangan Setelah Overspending

  • 21 Juli 2021, 07:00 WIB
Overspending merupakan tindakan menghabiskan uang terlalu banyak dalam waktu singkat. Mulai catat pengeluaran harian.
Ilustrasi

4 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Pakai Paylater, Awas Terjebak!

  • 19 Juli 2021, 09:00 WIB
Sebelum gunakan fitur paylater, lebih baik perhatikan 4 hal ini agar untung dan keuangan tetap sehat.
Ilustrasi

4 Rekomendasi Tempat Menyimpan Dana Darurat Untuk Pemula

  • 18 Juli 2021, 09:00 WIB
Dana darurat penting diterapkan oleh setiap orang. Berikut empat rekomendasi tempat terbaik untuk menyimpan dana darurat.
Ilustrasi

7 Cara Mudah Menghasilkan Passive Income di Tahun 2021

  • 18 Juli 2021, 08:00 WIB
Berikut 7 cara mudah untuk mendapatkan passive income, sehingga kamu bisa menambah pundi-pundi kekayaan di tahun 2021.
The Latest
Es Gabus

Cara Bikin Es Gabus Pelangi ala Jessica Jane

  • 24 Juli 2021, 12:27 WIB
Pevita dan iqbaal

Iqbaal Ramadhan dan Pevita Pearce Bicara Investasi

  • 24 Juli 2021, 10:50 WIB
Ilustrasi

5 Cara Cek Plagiarisme Online Gratis

  • 23 Juli 2021, 19:28 WIB
Google Doodle

7 Mini Games Google Doodle Hari ini, Sambut Olimpiade Tokyo 2020

  • 23 Juli 2021, 12:22 WIB
Genshin Impact

Cara Mendapat 'Aloy' Karakter Baru Genshin Impact

  • 23 Juli 2021, 09:37 WIB
INDEKS